Info sekitar Kota Balikpapan (SDIT)

Sunday, April 27, 2014 Posted In Edit This 0 Comments »
Assalamu'alaikum Wr, Wb, (menyapa para pembaca yang mampir di blog saya).

Well, dikarenakan suami pindah tugas ke Balikpapan, praktis sejak bulan Juli 2013 saya mengikuti suami untuk pindah juga. Banyak hal yang saya harus dilakukan seiring pindah domisili ke kota ini. Diantaranya, mencari sekolah anak, cari kontrakan, cari ini itu untuk memenuhi kebutuhan hidup disini.

Oke, saya mulai dari Sekolah Dasar Anak. Karena saya seorang muslimah, maka saya cenderung mencari sekolah Islam. Diantara yang saya dapat :
  • IGS (Islamic Global School), sedikit info yang saya dapat langsung dari Kepala Sekolahnya (karena setiap murid pindahan harus berkonsultasi dulu dengan Bu kepsek agar calon ortu paham aturan main dan konsep dasar sekolah tsb). Konsep sekolah ini adalah pembentukan karakter, maka IGS hanya menerima siswa pindahan sampai kelas 4, selebihnya tidak diterima, karena menurut beliau pembentukan karakter terjadi pada usia 7-10th. Peraturan disekolah ini memang cukup ketat, yaitu, Siswa DILARANG membawa gadget (hp, tablet, dll). Sekolah 'mengintervensi' pendidikan anak dirumah, yang bagi saya cukup wajar krn pendidikan harus pada 2 sisi ini yaitu Org tua dan sekolah, hal ini tidak mudah bagi sebagian orang tua lain. Orang tua WAJIB hadir berpasangan setiap bulan pada program Parenting, jika lebih dari 3X absen , maka akibatnya anak berpotensi dikeluarkan dari sekolah. Dan jika didapati anak yang berkelakuan tidak baik dan teguran sudah disampaikan kepada ortu selama 3X, maka pada teguran ke4, siswa dipersilakan untuk pindah sekolah. Fasilitas sekolah sudah cukup memadai.
 Respon : Saya pribadi tidak bermasalah dengan aturan tsb bahkan sangat terbuka untuk itu, namun sayang, karena saya menginginkan sekolah Bilingual dan Ekskul yang memadai, maka saya memutuskan untuk tidak mendaftarkan anak saya di sekolah ini. Ditambah, anak saya tidak berkenan dengan kewajiban catering sekolah, he..he..he walau Bundanya ga lihai masak, tp dia mencintai masakan saya... :)

Untuk keterangan lebih lanjut, bisa langsung cek ke www.islamicglobalschool.com

  • SDIT Al Istiqomah, alamat Jl. Sport, dekat lapangan Merdeka. SD ini berada di lingkungan masjid besar Al Istiqomah milik Pertamina. Yang saya dengar langsung dr anak-anak, mereka ada hari tertentu yang diwajibkan melakukan percakapan dalam bahasa Inggris. Tapi, denger punya denger (semoga pendengaran saya salah) bahwa disekolah ini cenderung mengutamakan anak yang ortunya bekerja di Pertamina. Saya sendiri gagal memasukkan anak saya ke sekolah ini, karena menurut bagian Tata Usaha kelas sudah penuh (Wallahualam, karena memang saya sempat ditanya tempat suami bekerja, dan memang suami saya  tidak bekerja di Pertamina). Sekolah ini cukup nyaman karena sangat berdekatan dengan masjid, sehingga aktivitas keagamaan anak lebih mudah.
  • SDIT Balikpapan Islamic School (BIS). Sekolah ini terletak di area Balikpapan Baru, lingkungan sekitar adalah perumahan Muslim dan Masjid Al Ikhwan. Sama seperti sdit lain, program sekolah yang sudah stabil, tahsin, tahfidz 1 Juz selama SD, pilihan ekskul yang cukup banyak (Taekwondo, renang, pramuka dll). 
  • SDIT Hidayatullah, konsep sekolah ini adalah melahirkan enterpreneur muslim kecil. Sekolah ini juga melakukan subsidi silang bagi siswa/i dhuafa. Sekolah ini biaya nya cukup murah, walau tahun 2014 ini biaya masuk mengalami peningkatan yang cukup besar, dan peningkatan besar ini terjadi di hampir semua SDIT kota Balikpapan.
  • Sekolah Alam, terletak di pinggir Jalan Syafrudin Yoes sehingga saat jam selesai sekolah, terasa sekali pengaruh aktivitas keluar murid di jalan raya :). Ruang kelasnya sendiri tidak berdekatan dengan jalan, melainkan turun jauh dari jalan raya, menurut info yang saya dapat, kelasnya adalah gubug2 terbuka, sesuai dengan konsepnya ya.
  • SDIT Al Auliya, Sekolah ini cukup banyak peminat, sampai memiliki 2 gedung sekolah yang cukup besar. Satu kelasnya terdiri dari 30 anak, program yang ditawarkan hampir sama dengan sekolah islam lain, program tahsin, tahfidz 1 Juz selama SD, ekskul yang cukup banyak pilihannya. Biaya sekolah pun relatif murah. 
 Respon : Saya tidak berkenan mendaftarkan anak saya ke sekolah ini, karena jumlah siswa per kelasnya terlalu banyak dan tidak bilingual. Walau biaya sekolahnya cukup ringan, dan program sekolahnya sudah stabil.

Untuk keterangan lebih lanjut, bisa langsung sditalauliya2balikpapan.webs.com & sditauliya1.webs.com

  • INTIS School, akhirnya! Setelah mencari kesana kemari, sekolah inilah yang mendekati keinginan saya. Sekolah bilingual, terdapat native speaker sehingga membantu kemampuan dan keberanian anak saya dalam berbahasa inggris, guru-guru yang ramah anak (saya memang merasakan keramahan guru disini), Ekskul pilihan yang cukup ( Catur, Menari, Karate, Bola, Musik, Kaligrafi), Ekskul Wajib tiap minggu yaitu Renang, Menggambar/Mewarnai, Pramuka, Konsep sekolah yang hmmm mungkin cukup santai ya, sampai-sampai anak saya hampir selalu pakai sandal (bukan jepit) ke sekolah :), Hafalan Quran 1 Juz dengan 3 bahasa selama SD, dan tidak mewajibkan anak untuk ikut catering sekolah. Sekolah ini menerapkan Active Learning, dimana anak dirangsang untuk berkreasi dan belajar langsung dari sumber bahasan, misal belajar tentang pohon, maka anak akan dibawa ke pepohonan dan mengamati langsung apa yg ada dipohon tersebut.
 Respon : Sekolah ini dari awal hingga TA 2013/2014 menggunakan konsep yang sama dengan Intis School Jogja. Namun, terputusnya kerjasama antara konsultan kurikulum dengan pemilik yayasan, memungkinkan akan adanya perubahan pada beberapa hal, mungkin itu cara mengajar guru, mungkin akan tidak santai lagi bagi anak (karena selama ini mmg tidak pernah ada aturan hukuman/sangsi jika anak melakukan kesalahan yg disengaja, misal terlambat datang, seragam yang tidak dipakai/tidak sempurna digunakan, penggunaan sandal, bermain di waktu belajar terutama anak baru/kelas 1 yang masih adaptasi). Sampai saat ini infrastruktur sekolah masih dalam tahap pembangunan dan pengembangan, sehingga fasilitas tambahan spt Lab komputer, Perpustakaan belum ada.

Untuk keterangan lebih lanjut, http://intisschoolbpn.blogspot.com/. Alamat di Perumahan Sepinggan Pratama Blok A.

    Nah, semoga yang saya sampaikan bisa membantu bunda-bunda yang baru saja hijrah ke Balikpapan.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Know yourself

Saturday, September 14, 2013 Posted In Edit This 0 Comments »
Tahun 2002 lalu, saat saya masih bekerja di salah satu operator telekomunikasi. Sungguh pelajaran dan pengalaman yang luar biasa, sebuah pelatihan (MBTI Myers-Briggs Type Indicator) sekaligus outbond  yang dirangkai untuk mengenal diri sendiri agar bisa mengenal orang lain sehingga bisa bekerja dengan baik dalam sebuah tim.

Dalam pelatihan tersebut diuraikan bahwa karakter manusia dikategorikan menjadi 4 dikotomi sbb :

1. Cara bersosialisasi/berinteraksi

- Extrovert (E) : Karakter ini cenderung membuka diri dengan dunia luar, cenderung mudah bersosialisasi dan bahkan cenderung tidak bisa tanpa memiliki teman/hubungan. Ironisnya, disaat tertekan, orang dengan karakter ini cenderung menutup diri dari dunia luar, menjadi penyendiri, dan tidak banyak bicara.

- Introvert (I) : Karakter ini cenderung menutup diri dari luar, energi dirinya berasal dari dirinya sendiri, dan lebih pendiam. Sebaliknya, disaat mengalami tekanan, ia nya cenderung membuka diri, tiba-tiba banyak bicaranya.


2.Cara mengambil/mengumpulkan informasi

- Sensing (S) : Karakter ini menyerap, memahami dan mengartikan informasi berdasarkan pada apa yang ia lihat, dengar dan rasakan.

-Intuiting (N) : Karakter ini menyerap, memahami dan mengartikan informasi bedasarkan intuisinya, dan tidak bergantung pada panca inderanya.

Sebagai contoh untuk mempermudah membedakan karakter ini, misalnya dengan melihat Iklan komersial disekitar kita (TV, Radio, Majalah). Iklan yang diterbitkan oleh pemilik karakter Sensing akan menggunakan kata-kata jelas dan langsung seperti ini,


Sedangkan pemilik karakter intuiting akan beriklan dengan kata-kata yang tidak langsung/kiasan.



3.Cara pengambilan keputusan

- Thinking (T) : Karakter ini umumnya dimiliki kaum lelaki, dimana penilaian keputusan berdasarkan logika

- Feeling (F) : Karakter ini penilaian keputusan cenderung pada pertimbangan perasaan, dan umumnya  karakter ini dimiliki oleh kaum wanita

Sebagai contoh, Bos/Pimpinan dengan karakter Thinking, ketika ia memecat salah satu pegawainya, dia akan tegas dengan pertimbangan logis bahwa pegawainya telah melakukan kesalahan.
Sedangkan pada Bos/Pimpinan dng karakter Sensing, ketika ia memcat salah satu pegawainya, dia merasa kasihan, terpaksa, dan akan terbawa rasa bersalah.


4. Gaya hidup (Lifestyle)

- Judging (J) : Karakter ini cenderung melakukan sesuatu dengan irama, ritme yang teratur, rutinitas yang jelas. Tipikal yang menyukai kesempurnaan.

-Perceiving (P) : Karakter ini melakukan sesuatu tanpa ada pertimbangan urutan, aturan yang jelas, segala nilai adalah boleh.

Sebagai contoh, Seseorang dengan karakter Judging, dia akan cenderung berpakaian yang 'matching', datang pertemuan tepat waktu, dan merasa tidak nyaman jika sesuatu tidak berjalan sesuai aturan. Sedangkan seseorang dengan karakter Perceiving, dia cenderung santai dalam berpakaian, tidak 'match', tidak merasa bersalah jika datang terlambat, and it's oke if anything goes wrong.


Dengan kombinasi tipe diatas, maka karakter manusia dapat dibagi menjadi 16. Dimana tiap orang memiliki kombinasi dari 4 tipe karakter diatas. Misal, Saya adalah karakter ESTJ (Extrovert-Sensing-Thinking-Judging), sedangkan pasangan saya berkarakter INFP (Introvert-iNtuiting-Feeling-Perceiving). Ketika mengetahui, saya dan pasangan saya sangat bertolak belakang dalam segala kategori, saya hanya bilang Allah SWT Maha Adil :), dan ini membantu saya untuk lebih mudah memahami perbedaan yang ada.


Mungkin beberapa ato bahkan dari kita sulit untuk memastikan karakter yang manakah kita, karena masing-masing dari kedelapan sifat tersebut yang dominan kita miliki. Nah, hal yang paling mudah untuk menentukan yang mana karakter asli kita adalah mana yang membuat kita nyaman saat melakukan/bersikap. Misal, jika kita nyaman dengan banyak bicara daripada diam, maka bisa dipastikan kita cenderung extrovert. Jika kita lebih nyaman berpakaian tidak matching maka kita cenderung berkarakter perceiving.

Nah sekarang silakan anda tentukan, bagaimanakah anda.....

* Di akhir pelatihan, saya mendapatkan buku panduan karakter ESTJ, dimana pada sampul bertuliskan doa untuk tipe saya , yaitu "God, please help me to not control everything".....LOL

Tak Semudah AH

Tuesday, April 12, 2011 Posted In Edit This 1 Comment »
Tak cermat memberi nama, bakalan repot kemudian, he..he. Ternyata mengganti, merubah nama anak memang tidak mudah, walau hanya bertambah/berkurang satu dua huruf. Saat ke Pakistan, seorang umi menanyakan nama anak saya, dan beliau menyampaikan bahwa nama belakang anak saya "SABIQ" seharusnya "SABIQAH" karena anak saya perempuan. (Oo, kenapa saya lalai ya, padahal kaidah seperti itu sudah umum diketahui, seperti; muslim/muslimah, syahid/syahidah, dll". Balik ke Indonesia, keinginan untuk memperbaiki nama semakin menguat. Di stand Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta yang ada di PRJ, saya coba menanyakan bagaimana merubah nama anak pada akte, well cukup mudah (dilihat dari jawabannya). " Ibu datang saja ke catatan sipil setempat, minta untuk perubahan nama. Lampirkan foto copy (fc) akte lahir anak, fc KTP kedua orang tua, fs akta nikah sebagai syaratnya", saya tanya lagi " Saya nanti dapat lembaran akte lagi?", " Oh nggak bu, akte lahir hanya dikeluarkan sekali seumur hidup, kalau ada perubahan, nama atau tanggal lahir, maka perubahan tsb akan dicatatkan di akte yang sama, jadi tidak dibuat akte kedua". Wow, it's very easy. Mulailah awal bulan ini memproses perubahan nama anak. Eeh ternyata jauh api dari panggang, saya disyaratkan untuk mengurus pencabutan surat keputusan akte lahir anak yang diproses di pengadilan negri setempat, sebelum melakukan perubahan nama anak. Okelah saya pun menuju pengadilan negri Depok di Kota Kembang. Saya bertemu dengan salah satu staff dan ternyata beliau mengeluarkan sejumlah persyaratan yang hanya dengan membayangkan saja sudah terasa terkuras tenaga. SYARAT PENCABUTAN SURAT KEPUTUSAN pada Akte Lahir atau Permohonan Akta Lahir -


- Dokumen yang dijadikan barang bukti di persidangan :


1. 1 lbr Fc KTP suami & istri

2. 1 lbr Fc Akta Nikah

3. 1 lbr Fc Kartu Keluarga

4. 1 lbr Fc Surat Keterangan Lahir dari Bidan/Rumah Sakit

5. 1 lbr Fc Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan

6. 1 lbr Fc Akte Kelahiran


-Seluruh dokumen diatas dilegalisir di kantor pos, diberi materai 6,000 dan dicap oleh Kantor Pos


-Kantor pos yang bisa melegalisir adalah kantor Pos besar (untuk wilayah Depok adalah Kantor Pos Depok II)


-Pada Saat sidang, Dokumen asli dan Foto copy dibawa


- Pada saat sidang harus membawa 2 orang saksi yang tidak mempunyai hubungan keluarga (KTP saksi difotocopy)


Biaya perkara persidangan berbeda-beda tergantung wilayah tempat tinggal (untuk Kec. Beji sebesar Rp. 171.000,-. Dan disetorkan ke Bank BRI. Biaya ini harus sudah terbayarkan sebelum persidangan.

Janjinya staff pengadilan tersebut, setelah semua bukti beserta surat permohonan perbaikan nama diserahkan, dibutuhkan waktu 2 minggu untuk dipanggil ke persidangan. Dan akte lahir yang baru akan diperoleh sekitar satu minggu setelah sidang.


Fiuhh, repot ya. Saran saya sih, pastikan nama yang kita berikan ke anak adalah benar, dan saat didaftarkan ke catatan sipil dipastikan penulisan hurufnya sesuai, untuk menghindari kerepotan dikemudian hari.


(He..he enakan orang jawa dulu, ganti nama cukup bikin bubur merah-bubur putih, dan dibagikan ke tetangga, nama berubah tetanggapun senang)